Sabtu, 11 Agustus 2012

Umuh Muchtar: Semua Harus Demi Persib

Keberadaan PT Persib 1933 memang direspon positif Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar. Bahkan dirinya berharap, keberadaan PT Persib 1933 yang baru mendeklarasikan diri Selas
a (7/8), dapat memberikan
dampak yang baik baik perkembang klub kontestan Indonesia Super League (ISL) tersebut.

Hanya saja, Umuh berharap agar PT Persib 1933 dapat bersinergi dan bahu-membahu dalam membantu pendanaan klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Semua pihak harus mau membantu keuangan Persib. Sebab, untuk musim mendatang, Persib membutuhkan dana yang besar, apalagi target juara yang diusung," tegasnya.

Menurut Umuh, sama seperti kebanyakan klub-klub ISL lainnya, Maung Bandung harus bekerja keras agar mendatangkan minat sponsor. Apalagi, Persib belum mendapatkan keuntungan dari bisnis. Misalnya, di tahun pertama 2008, Persib mengalami
kerugian mencapai Rp18 miliar. Di tahun kedua, Rp 15,5 miliar dan tahun ketiga mencapai Rp13 miliar.

"Karena itu, semua pihak harus dapat bekerja untuk
membangun Persib. Tidak ada tujuan lain selain memajukan Persib. Sedangkan persoalan saham, akan kami selesaikan secepatnya," tuturnya.

Dikutip dari berbagai sumber, PT Persib 1933 merupakan wadah yang menampung 26 klub atau
persatuan sepak bola mantan anggota Persib Bandung. Pasalnya, setelah Persib berubah status menjadi badan hukum di bawah naungan PT PBB,
komunikasi antara PT PBB dengan 36 mantan anggota Persib menjadi terputus. Padahal, dalam sejarahnya, 36 klub amatir tersebut adalah pendiri Persib.

Nantinya, PT Persib 1933, berupaya memuluskan langkah 36 klub sebagai pemegang saham yang sah di PT PBB bersama Surya Eka Persada untuk membangun Persib menjadi klub profesional.

Selama ini, kepemilikan saham 36 mantan anggota Persib dinilai terabaikan. Padahal, sudah ditetapkan dalam Musyawarah Anggota (Musta) yang digelar pada 2008 lalu, mengamanatkan Zaenuri Hasyim, Kuswara S Taryono, Iwan D Hanafi, Umuh Muctar dan Yoyo S Adireja menjadi komisaris PT PBB.

Selain ingin menegaskan
kejelasan saham, PT Persib 1933 berupaya menciptakan suasana
kondusif persepak bolaan
Bandung dengan memastikan keberadaan Persib tidak akan keluar dari Kota Bandung. Selain
itu, ditegaskan juru bicara
sekaligus Direktur Utama PT
Persib 1933, pihaknya tidak berniat untuk membentuk Persib
tandingan. 

Diminati Peliya Jaya, Nasuha Prioritaskan Persib

Pernyataan Pelatih
Pelita Jaya Karawang,
Rahmad Darmawan
yang berkeinginan
untuk menggaet dua
pemain pilar Persib
Bandung, untuk
menghadapi kompetisi
Indonesian Super
League (ISL) 2012/2013.

Keinginannya itu
langsung mengarah
kepada dua pemain
favorit sang pelatih,
Muhammad Nasuha dan
Tony Sucipto.
RD (sapaan Rahmad
Darmawan) memang
belum membeberkan
siapa pemain yang akan
dibidik, karena masih
berupa target. Tetapi,
jika menilik dari
kedekatan antara
mantan pelatih timnas
U-23 dengan kedua
pemain tersebut, besar
kemungkinan target
yang dimaksud adalah
Nasuha dan Tony.
Sejak RD masih
menukangi Sriwijaya FC
hingga akhirnya
membesut Persija
Jakarta, Tony dan
Nasuha selalu ada
dalam daftar pemain
yang harus digaet.

Bahkan ketika hampir
menjadi pelatih Maung
Bandung, kedua pemain
tersebut kembali
didatangkan demi
memenuhi keinginan
pelatih, meski akhirnya
pelatih asal Lampung
tersebut diminta
menjadi pembesut
timnas U-23 dan kini
menjadi pelatih Pelita
Jaya.
Maka tak heran,
menyongsong ISL musim
depan kedua pemain ini
kembali dibayangi
dengan sosok RD dan
dikait-kaitkan akan
kembali bersatu,
dimana sang pelatih kini
tengah memegang
kendali tim kompetitor
Persib sesama dari Jawa
Barat, Pelita Jaya
hingga 2014 mendatang.
Meski demikian, Nasuha
mengaku belum
mendapat tawaran
apapun dari RD. Dia pun
membantah, jika dirinya
menjadi salah satu
proyek masa depan The
Young Guns menghadapi
ketatnya persaingan
kompetisi musim depan.

“Saya belum tahu.
Sejauh ini belum ada
komunikasi lagi dengan
Pak Rahmad. Saya juga
nggak tahu, kalau dia
kini sedang mengincar
pemain Persib. Lagipula
kontrak saya sampai
September, jadi status
saya masih sebagai
pemain Persib. Ke
depan seperti apa, saya
belum tahu,” aku
Nasuha saat dihubungi
INILAH.COM, Sabtu
(11/8/2012).

Dia mengatakan, sejauh
ini prioritas utamanya
tetap bermain untuk
Persib. Dia berharap,
jajaran manajemen PT
Persib Bandung
Bermartabat (PT PBB)
tetap
mempertahankannya
musim depan, sekaligus
membayar kegagalan
musim lalu, karena
terus-terusan diterpa
cedera.

“Saya juga nggak mau
bicara soal tim lain
dulu. Persib tetap
prioritas utama saya
saat ini. Saya berharap
musim depan masih
berada disini, walaupun
semua bergantung dari
keputusan manajemen.
Karena saya akui,
musim lalu saya tidak
puas dan maksimal
bermain untuk Persib.
Mudah-mudahan saya
bisa memberikan yang
terbaik untuk Persib,”
tutupnya.

PERSIB Mendapat Penghargaan Soal Pajak

PT Persib Bandung Bermartabat mendapat penghargaan dari pemerintah Kabupaten Bandung sebagai wajib pajak yang telah melaksanakan kewajiban perpajakan tepat waktu. Penghargaan ini bertepatan dalam rang
ka hari jadi Kabupaten Bandung ke-371 tahun 2012. Penghargaan ini dituangkan dalam bentuk piagam yang ditandatangani Bupati Bandung, H Dadang M. Naser, SH, S.Ip.

Pajak yang dibayarkan ini adalah selama PERSIB menjalani partai kandang di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung. Maung Bandung mengambil "home ground" di Stadion Si Jalak Harupat sejak Liga Indonesia 2009 hingga putaran pertama kompetisi 2011-2012.

18 Klub yang akan berlaga di ISL 2012 - 2013 :

1. Sriwijaya FC
2. PERSIB BANDUNG
3. Persija Jakarta
4. Pelita Jaya
5. Persipura Jayapura
6. Persiwa Wamena
7. Persela Lamongan
8. Persiba Balikpapan.
9. Mitra Kukar
10. Persidafon
12. Persisam
12. Arema Indonesia
13. PSPS Pekanbaru
14. Persiram Raja Ampat
15. Gresik United
16. Barito Putra
17. Persekam Pamekasan
18. Persita Tangerang

Manajemen Diharapkan Cerdas Gunakan Anggaran

Pemain asing yang didatangkan manajemen tidak lebih baik dari pemain lokal. Dengan harga pemain asing yang jauh di atas nominal pemain lokal, Mustika berharap, manajemen PT PBB lebih cerdas menggunakan anggaran, terutama dalam menggaet pemain.

"Lagi pula, untuk apa kita datangkan pemain asing kalau kemampuannya sama dengan pemain kita sendiri. Sudah
harganya tidak murah, kualitasnya biasa saja. Lebih baik kita maksimalkan pemain lokal, terutama pemain binaan sendiri. Tidak hanya pemain, pelatih asing juga tidak lebih baik dari pelatih lokal. Saya berharap, manajemen Persib bisa mempertimbangkan masalah ini karena untuk kebaikan tim juga," ujar Mustika saat 

Jangan Lupakan Pembinaan Pemain Muda

Bandung – Wacana
pengurangan kuota pemain muda yang
dikemukakan manajemen PT Persib
Bandung Bermartabat (PT PBB),
menyambut kompetisi Indonesian Super
League (ISL) 2012/2013, diakui mantan
pemain Bambang Sukowiyono bukan
sebuah masalah, asal tetap memberi
perhatian terhadap pembinaan pemain
muda.

Dia mengatakan, silahkan saja manajemen
ingin mengedepankan pemain berkualitas
untuk musim depan, untuk memburu target
juara. Menurutnya, bukti perhatian terhadap
pembinaan bukan saja melalui perekrutan
banyak pemain muda di setiap musim, tetapi
dengan menjaga pembinaan agar tidak
terputus melalui akademi yang konsisten.

“Kalau Persib senior punya target untuk juara
dan fokus di liga, tidak masalah. Tapi jangan
lupakan pembinaan. Tetap harus ada
pembinaan yang dilakukan manajemen,
untuk bibit pesepakbola lokal. Walaupun
tidak harus melibatkan pemain muda masuk
ke tim senior, tapi bisa dibentuk dalam
format lain. Persib bentuk diklat atau
akademi, untuk menjaga kelangsungan para
pemain muda agar terus digodok hingga
akhirnya menjadi pemain yang matang dan
siap ikut kompetisi profesional,” ujar Suko
(sapaan akrab Bambang Sukowiyono) saat
dihubungi, Sabtu (11/8/2012).

Dia berharap, manajemen PT PBB tidak
melupakan tujuan awal berdirinya Persib
pada 1933 silam, yakni untuk menjadi wadah
pemain asli Jawa Barat menggali potensi
dalam bidang sepak bola. Dia
mengungkapkan, cara lain dalam pembinaan
yang dikemukakannya tersebut, diyakininya
mampu menelurkan bakat-bakat pemain
muda untuk menjadi pemain bintang,
sekaligus menghentikan prilaku konsumtif
manajemen dalam membeli pemain.

“Manajemen jangan sampai lupa tujuan
Persib dulu dibentuk. Saya pribadi nggak
masalah, kalau ada pemain muda nggak bisa
masuk tim senior. Tapi manajemen tetap
harus peduli dengan
mengimplementasikannya dalam wadah lain.
Mudah-mudahan, penggalian potensi lokal
bisa berjalan maksimal. Kalau sudah begitu,
nanti yang untung Persib juga. Kalau ada
pemain binaan yang bagus, kan tinggal
ditarik. Sehingga tidak terus-terusan
bergantung dengan pemain yang sudah
jadi,” pungkasnya.

Persib Targetkan Juara ISL 2012/2013

INILAH.COM, Bandung - Pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, Persib Bandung kembali mematok target yang sama dengan musim sebelumnya. Kampiun ISL 2012/2013 menjadi tujuan akhir Maung Bandung.

Datangnya kepastian jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 pada November mendatang, sem
akin membulatkan tekad Maung Ban
dung untuk mempersiapkan tim terbaik musim depan. Dana sebesar Rp20 miliar disiapkan untuk belanja pelatih dan pemain musim depan.

Seluruh jajaran direksi PT PBB sudah berkomitmen tak mau lagi menuai kegagalan. Gelar juara adalah target paling realistis yang harus diraih Maung Bandung. Bahkan, lanjut Umuh, manajemen siap mendatangkan pemain-pemain jempolan yang diinginkan pelatih terpilih nanti.

"Persib siap mengikuti ISL. Persiapan sudah tidak ada masalah lagi. Kita tinggal menentukan pelatih, lalu pelatih yang memilih sendiri pemainnya. Seluruh jajaran direksi sudah komitmen, tahun depan Persib harus juara," ujar Umuh yang mengaku masih berada di Mekkah saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (10/8/2012).

Di musim keempatnya menjabat sebagai Manajer Persib, Umuh sangat berharap apa yang ditargetkan musim depan, yakni meraih trofi terhormat kompetisi kasta tertinggi Tanah Air bisa terkabul.

"Keluarga sudah mendukung saya kembali jadi manajer. Saya datang ke Mekkah untuk mendoakan Persib. Segala daya upaya sudah kami curahkan semuanya, tetapi kenapa kami selalu gagal untuk juara. Mudah-mudahan dengan kekhusyukan saya berdoa di Mekkah pada bulan Ramadan ini, dikabul oleh Allah, musim depan Persib juara," harapnya